Bank OCBC NISP Ajak Nasabah Maksimalkan Investasi

58
Bank OCBC NISP

JAKARTA-Bank OCBC NISP telah resmi ditunjuk sebagai bank persepsi penerima dan pengelola (Gateway) dana repatriasi pengampunan pajak dengan berbagai macam instrumen investasi yang menguntungkan. Dengan demikian, jumlah bank gateway amnesti pajak bertambah satu menjadi 20 bank.

Presiden Direktur & CEO Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengajak para nasabah untuk mengelola dana mereka melalui berbagai solusi keuangan yang ditawarkan bank OCBC NISP. Varian produk yang ditawarkan itu diyakini menguntungkan peserta tax amnesty. Adapun produk yang ditawarkan itu antara lain berupa Simpanan (Tabungan, Giro, Deposito), Asuransi (Asuransi Terkait Investasi), Investasi (Reksa Dana, Obligasi Pemerintah), Treasury (FX Derivatives, Interest Rate Derivatives, Structured Product) serta Pinjaman (Kredit Pemilikan Rumah, Kredit Multi Guna, Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi).

Dengan dukungan dari OCBC Group, Bank OCBC NISP memiliki keunggulan regional connectivity yang memudahkan transaksi perbankan nasabah termasuk mengakses fitur Mobile Banking dan Internet Banking. “Dengan menjadi Gateway, selain dapat lebih aktif memberikan solusi yang menguntungkan nasabah dalam pengelolaan dana repatriasinya, kami juga turut mendukung pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah telah menunjuk 19 bank persepsi untuk menampung dana repatriasi yaitu  BCA, BRI, Bank Mandiri, BNI, Bank Danamon, Bank Permata, Maybank Indonesia, Panin Indonesia, CIMB Niaga, UOB, Citibank, DBS, Standard Chartered, Deustche Bank AG, Bank Mega, BPD Jabar dan Banten, Bank Bukopin, Bank Syariah Mandiri dan BTN.