Basuki-Djarot Buka Balai Rakyat di Rumah Lembang

48
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

JAKARTA-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Gubernur DKI yang sedang menjalani cuti dalam rangka Pilkada hingga medio Februari 2017, mulai hari ini, Senin, 14 November kembali akan menemui warga dan pendukungnya di Balai Rakyat, Rumah Lembang, Jakarta Pusat setiap Senin-Jumat mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Balai Rakyat menjadi tempat Basuki-Djarot (BADJA) yang cuti sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI menyerap aspirasi masyarakat. “Pasangan kita, Basuki-Djarot (BADJA) masih sangat dicintai warga Jakarta. Oleh karena itu, pasangan ini diagendakan tetap menerima silaturahmi warga DKI Jakarta untuk mengadukan berbagai persoalan pembangunan Jakarta seperti yang biasa dilakukan Pak Ahok pada saat beliau aktif sebagai Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota,” papar Ace Hasan Syadzily, Sekretaris Tim Sukses Pemenangan BaDja, Minggu (13/11).

Ace melanjutkan, sebagai petahana yang sedang berkampanye Ahok tidak dalam kapasitas lagi sebagai Gubernur DKI yang menampung masalah dan memberikan solusi bagi warga Jakarta seperti kebiasaannya di Balaikota.
“Saat ini Pak Ahok hanya menampung dan mencatat semua keluhan dan keinginan warga. Setelah cuti Pak Ahok selesai, nanti akan dia lihat, mana saja yang bisa segera dicarikan solusinya. Diharapkan dibukanya Balai Rakyat di Rumah Lembang akan dapat menjawab kerinduan warga DKI untuk berjumpa dengan calon gubernur yang didukungnya,” jelasnya.

Saat masih menjadi Gubernur DKI aktif (sebelum cuti), setiap pagi Pak Ahok sebelum berkutat dengan pekerjaan dan dokumen yang menanti di meja kerjanya, dia selalu menemui warga yang menunggunya di pendopo Balai Kota Jakarta.

Saat di Balaikota, puluhan warga berjejer ingin mengadu berbagai persoalan pembangunan, soal kemasyarakatan, meminta tolong urusan pribadi hingga sekadar ingin berfoto bersama Ahok.

Menurut Ahok, dengan bertemu langsung dia dapat mengetahui masalah yang menimpa warganya.

Ahok dalam kesempatan di Balai Rakyat menyediakan waktu dua jam untuk melayani keluhan warga dan menampungnya. “Walau Pak Ahok cuti, tapi Februari tahun depan dia kembali menjadi pelayan warga DKI. Jadi Pak Ahok harus serap aspirasi warga. Kasihan warga kalau mau mendukung Pak Ahok, atau mau mengadu masalahnya, tapi susah ketemu Pak Ahok yang cuti dan melakukan kampanye ke seluruh pelosok DKI,” jelasnya.