Tuntutannya Mirip FPI, FKM Flobamora Jakarta Kirim Surat Terbuka ke BKH

3443
Ketua Umum FKM Flobamora Jakarta, Marsel Muja

JAKARTA-Masyarakat diaspora NTT yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Flobamora (FKM Flobamora) Jakarta mengirim surat terbuka kepada politisi Partai Demokrat yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Benny Kabur Harman (BKH), terkait pernyataannya yang terkesan mendukung kelompok intoleran FPI.

Dalam surat elektroniknya itu, Ketua Umum FKM Flobamora Jakarta, Marsel Muja mempertanyakan sikap BKH yang seolah-olah memiliki hubungan khusus dengan FPI, termasuk dengan Partai Demokrat.

Surat terbuka ini disampaikan Marsel Muja merespon pernyataan BKH yang meminta agar Kapolri memberhentikan Kapolda Jabar Irjen.Pol Anton Charlyan dengan alasan sebagai Pembina LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). “Anda mendesak agar Kapolda Jabar segera diberhentikan oleh Kapolri sama persis dengan tuntutan FPI. Pertanyaan saya, apakah anda juga bagian dari FPI? Adakah hubungan khusus antara FPI dengan anda dan Demokrat sebagai partai naungan anda? Harapan saya mudah-mudahan tidak ada hubungan,” ujar Marcel dengan nada tanya dalam surat elektroniknya, Selasa (16/1).

Menurutnya, statement BKH terkait FPI membuat masyarakat terganggu akal sehat dan manyayat hati nurani sehingga menimbulkan berbagai pertanyaan. Hal ini juga menimbulkan  kecurigaan masyarakat akan hubungan Partai Demokrat dengan sepakterjang FPI belakangan ini. “Kami mayoritas masyarakat Indonesia khususnya masyarakat asal NTT sudah gerah dan muak dengan kelakuan organisasi Habib Rizik ini,” tuturnya.

Dia mengaku geram dengan pernyataan BKH ini. Apalagi, diucapkan oleh seorang politisi yang beragama Kristiani. Hal ini sama saja menistakan dan melukai batin dan nurani semua khususnya masyarakat NTT yang notabene mayoritas orang Kristiani.

Apalagi, dugaan kuat H. Rizik telah menistakan agama Kristen pada 25 Desember 2016 di Pondok Kelapa Jaktim. Dan saat ini, kasusnya tengah ditangani Mabes Polri. “Kalau Tuhan Beranak Bidannya Siapa” adalah menjadi pernyataan Rizik yang tidak akan kami terima dan maklumi. Padahal anda juga berasal NTT sebagai seorang Kristiani pula dan juga menurut rumor bahwa anda akan maju bertanding pada Pilgub NTT 2018,” terangnya.

“Mayoritas masyarakat NTT diaspora prihatin dan terganggu dengan statement anda sehingga melahirkan berbagai komentar dan cuitan miring tentang anda di berbagai sosial media. Mudah-mudahan anda sudah membaca, melihat dan mendengar sendiri. Kalau anda atau pihak lain mengatakan bahwa ini adalah politik maka sikap kami sebagai masyarakat tetap tidak akan terima dengan maksud statement anda, BKH,” pungkasnya.

 

 

Ini Isi Surat Lengkap FKM Flobamora Jakarta kepada BKH

 

JAKARTA-Yth. Sdr. Benny K. Harman, sebagai WNI  yang sah, saya menolak pernyataan anda agar Kapolri hrs memberhentikan Kapolda Jabar Irjen.Pol Anton Charlyan dgn alasan beliau sebagai Pembina LSM GMBI. Bukankah banyak Pejabat di Republik ini menduduki posisi yg sama di berbagai organisasi? Oke saya tdk mau masuk dgn polemik itu. Yg membuat pikiran waras saya terganggu adalah hubungan maksud pernyataan anda dgn peristiwa di Bandung dan Bogor itu ; FPI – GMBI – Kapolda Jabar. Anda mendesak agar Kapolda Jabar segera diberhentikan oleh Kapolri sama persis tuntutan FPI. Pertanyaan saya Apakah anda juga bagian dr FPI? Adakah hubungan khusus antara FPI dengan anda dan demokrat sebagai partai naungan anda? Harapan saya mudah2an tidak ada hubungan. Perlu anda ketahui bahwa statement anda telah membuat kami masyarakat terganggu akal sehat dan manyayat hati nurani kami sehingga  menimbulkan berbagai pertanyaan dan kecurigaan akan hubungan anda sebagai kader partai demokrat dengan sepakterjang FPI belakangan ini. Kami mayoritas masyarakat Indonesia khususnya masyarakat asal NTT sudah gerah dan muak dgn kelakuan organisasi Habib Rizik ini. Jika saya hubungkan dgn pernyataan anda sepertinya  anda telah  menistakan dan melukai batin dan nurani kami semua khususnya masyarakat NTT yg notabene mayoritas orang Kristiani. Mengapa? Karena ada dugaan kuat H. Rizik telah menistakan agama kristen pd 25 Desember 2016 di Pondok Kelapa Jaktim “Kalau Tuhan Beranak Bidannya Siapa” adalah menjadi pernyataan sdr Rizik yg tdk akan kami terima dan maklumi. Pada hal anda juga berasal NTT sebagai seorang kristiani pula dan juga  menurut rumor dan isu bahwa anda akan maju bertanding pd Pilgub NTT 2018. Hari ini Selasa 16 Januari 2017 mayoritas masyarakat NTT diaspora prihatin dan terganggu dgn statement anda sehingga timbulah berbagai komentar dan cuitan miring tentang anda di berbagai sosial media. Mudah2an anda sudah membaca, melihat dan mendengar sendiri. Kalau anda atau pihak lain mengatakan bahwa ini adalah politik maka sikap kami sebagai masyarakat tetap tidak akan terima dgn maksud statement anda. Sdr BKH, mudah2an kecurigaan saya atas maksud statement anda tidak benar. Bagaimanapun juga saya sebagai warga NTT diaspora tetap menghargai dan menghormati anda sebagai tokoh nasional saat ini yg berasal dr NTT. Terimakasih

 

by

MARSEL MUJA (FKM Flobamora Jakarta)

Warga DKI Jakarta, berasal dari Ngada – Flores – Nusa Tenggara Timur