Anggaran BPJS Diprediksi Capai Rp56 Triliun

Tuesday 17 Dec 2013, 8 : 42 pm
Rieke Dyah Pitaloka

JAKARTA-Biaya untuk mengcover kesehatan seluruh rakyat Indonesia yang masuk dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) diprediksi hanya mencapai Rp56,7 triliun. Jumlah penduduk Indonesia sekitar 240 juta jiwa, sementara perkiraan biaya iuran Rp20.000/bulan. “Itupun berdasarkan riset PT.Askes, hanya sekitar 25 persen dari dana itu yang akan terpakai,” kata anggota Komisi IX DPR dari FPDIP Rieke Diah Pitaloka di Jakarta, Selasa,(17/12).

Oleh karena itu, sambung Rieke, tinggal pemerintah mau serius atau tidak melaksanakan BPJS. “Apakah Pemerintah hendak mempertaruhkan keselamatan dan nyawa rakyatnya semata demi kepentingan menjelang pemilu 2014,” ungkapnya

Menurut Rieke, guna mencegah dan mengantisipasi persoalan timbul saat pemberlakuan BPJS nanti, maka seluruh elemen masyarakat bersama-sama bekerja demi memperjuangkan pelaksanaan BPJS Kesehatan agar berjalan baik dan lancar.

Rieke menambahkan runyamnya masalah BPJS ini karena pemerintah tidak memiliki komitmen dalam menyediakan layanan BPJS Kesehatan untuk seluruh warga masyarakat. “Karena pemerintah hanya mau mengkover 86 juta warga miskin dengan kriteria rumahnya tak berlantai semen dan tak memiliki sepeda motor,” paparnya.

Padahal, kata Rieke, seharusnya BPJS Kesehatan harus mengkover warga yang hidupnya berpendapatan di bawah atau sama dengan upah minum perkotaan/kabupaten. “Seharusnya ada definisi baru terhadap kategori miskin dan tidak mampu. Apakah kalau rumahnya berlantai semen sudah mampu membiayai cuci darah, misalnya?” kritiknya. **cea

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

BTN Sabet Penghargaan CGPI

JAKARTA-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kembali meraih penghargaan Corporate
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah

Ketua Banggar DPR Luruskan Pernyataan Gibran Soal Investor IKN

JAKARTA-Debat antara calon wakil presiden pada 22 Desember 2023 memunculkan