Asing Tetap Berminat Investasi di Banten

Tuesday 21 Jan 2014, 3 : 20 pm
mahendra siregar
Wamenkeu, Mahendra Siregar

JAKARTA-Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan Propinsi Banten menjadi rangking kedua yang dipilih para investor asing alias PMA. Tercatat investasi PMA yang masuk mencapai US$ 3,7 miliar atau sebesar 13%,

Sementara rangking pertama diduduki Jawa Barat. Propinsi ini menjadi lokasi yang banyak dipilih investor asing untuk membenamkan usahanya. BKPM mencatat, total investasi PMA di wilayah Jawa Barat mencapai US$ 7,1 miliar atau mendapatkan porsi 24,9%.

Sedangkan pada posisi ketiga, Jawa Timur dengan nilai investasi sebesar US$ 3,4 miliar atau 11,9%. DKI Jakarta mendapat posisi keempat dengan nilai US$ 2,6 miliar atau 9,1% dan Papua dengan US$ 2,4 miliar atau 8,2%.

Kepala BKPM Mahendra Siregar mengatakan, berdasarkan koridor ekonomi tahun 2013 baik itu PMA ataupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) realisasi investasi tertinggi berada di koridor Jawa.  “Jawa investasinya Rp 230,3 triliun,” katanya, Selasa (21/1).

Menurut Mahendra, Jawa mendapatkan kue 57,8%, diikuti Sumatera dengan 13,8% dan Maluku dan Papua sebesar 7%. Adapun selama tahun 2013 terdapat realisasi investasi proyek baru sebesar Rp 250,8 triliun dan proyek perluasan sebesar Rp 147,8 triliun. Sehingga total investasi sebesar Rp 398,6 triliun.

Pertumbuhan investasi di Provinsi Banten tercatat positif sebesar 2,23 %, lebih rendah dari pertumbuhan triwulan II-2013 sebesar 3,19 %.Perlambatan ini disinyalir karena realisasi investasi di triwulan sebelumnya sudah sangat tinggi. Perkembangan suku bunga kredit yang meningkat akibat naiknya suku bunga acuan diduga juga mendorong perlambatan investasi terutama untuk investasi modal dalam negeri.

Meskipun demikian, pertumbuhan yang masih positif menunjukkan bahwa Provinsi Banten masih memiliki daya tarik investasi yang baik. Lokasi yang strategis dan optimisme kalangan dunia usaha terhadap kondisi permintaan ke depan mendukung pertumbuhan positif investasi di Provinsi Baten.

Sedangkan mengenai target investasi, berdasarkan RPJMD Provinsi Banten 2012-2017, target invetasi baik PMDN maupun PMA sebesar Rp12,75 triliun. Adapun berdasarkan rencana strategis BKPM RI Banten ditargetkan kurang lebih Rp42 triliun pada Tahun 2014.

Unggulan investasi di Banten pada 2014 rata-rata pada industri olahan. Ini hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Optimisme kalangan dunia usaha terhadap kondisi permintaan terlihat dari pembangunan pabrik-pabrik baru dengan nilai investasi yang relatif besar.

Dalam kajian ekonomi regional Provinsi Banten menyebutkan jumlah investasi Penanaman Modal Asing (PMA) masih tumbuh positif sebesar 33 % dengan nilai 555,3 juta dolar AS, melambat dari triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 50 %.

Pada tiga triwulan sebelumnya, terlihat adanya kenaikan investasi PMA yang signifikan terutama di triwulan II-2013. Meskipun demikian, total investasi Penanaman Modal Asing selama tahun 2013 Provinsi Banten menempati posisi kedua terbesar secara nasional. **

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Konser Virtual Diaspora Katolik Sedunia: “baNTTu FLOBAMORA”

MILAN-Pastor Leonardus Mali, Pr, dari Keuskupan Agung Kupang yang tengah

OJK: Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Meningkat

JAKARTA-Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) kedua yang dilakukan