Cadev Akhir September 2013 Mencapai US$95,7 M

Senin 7 Okt 2013, 8 : 35 pm
by

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah cadangan devisa (cadev) pada akhir September 2013 tercatat sebesar US$95,7 miliar, meningkat dari posisi pada akhir Agustus 2013 sebesar US$93,0 miliar. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah. “Jika hanya dibandingkan dengan impor, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan 5,4 bulan impor,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi  BI, Difi A. Johansyah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (7/10).

Menurut dia, kenaikan jumlah cadangan devisa tersebut tidak terlepas dari langkah-langkah penguatan bauran kebijakan bank sentral untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah dan koordinasi kebijakan dengan pemerintah untuk menurunkan defisit transaksi berjalan. Keyakinan pasar valuta asing domestik semakin kuat dengan penawaran dan permintaan valas yang semakin aktif dan berimbang dalam membentuk pergerakan nilai tukar rupiah. “Selain itu, kenaikan cadangan devisa didukung oleh langkah Pemerintah menerbitkan obligasi syariah negara dalam valuta asing sebagai salah satu sumber pembiayaan defisit fiskal,” pungkas dia.

 

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Bambang Gatot menjelaskan kenaikan PNBP hingga akhir Agustus 2018 sudah lebih dari 100 persen dari target yang ditetapkan.

Cegah Covid-19, APBI-ICMA Beri Sumbangan Rp540 Miliar

JAKARTA-Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) dan Indonesian Coal Mining Association

Indonesia Tuan Rumah Konferensi AESF III

JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) diberi kepercayaan untuk menyelenggarakan konferensi penyelenggara