IKAL Usulkan Ubah Sistem Politik

Rabu 20 Mar 2013, 4 : 49 pm
Agum Gumelar

JAKARTA – Sistem politik kepartaian dengan memberikan kewenangan yang besar pada lembaga legislative.

Oleh karena itu Presiden RI pada pemilu 2014, maka akan tetap tersandera oleh politik parlemen.

Padahal, sistem politiknya dalah presidensial, namun faktanya serasa parlementer.

“Siapapun presiden terpilih dengan sistem politik sekarang ini, tetap akan tersandera dengan kewenangan DPR yang besar. Kita sedih dan sangat prihatin melihat semua ini,” kata Ketua Ikatan Alumni Lemhanas (IKAL), Agum Gumelar dalam diskusi bersama Ketua Kelompok DPD di MPR RI Bambang Soeroso, dan Ketua Fraksi Gerindra MPR Martin Hutabarat dalam dialog kenegaraan “Urgensi Menata Sistem Bernegara” di Gedung DPD/MPR RI Jakarta, Rabu (20/3).

Lebih jauh Ketua Umum Peprabri ini mengaku pihaknya tak mampu berbuat apa-apa kecuali hanya berdoa, agar penyelenggara pemilu seperti KPU, Parpol, dan rakyat pemilih benar-benar dewasa dalam proses penyelenggaraan pemilu itu sendiri.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

United Tractors Bukukan Laba Bersih Rp20,6 Triliun pada 2023

JAKARTA – PT United Tractors Tbk (UNTR) mengumumkan laporan keuangan

Lakukan Efisiensi, Pemerintah Hemat Rp 50,6 Triliun

JAKARTA-Pemerintah memastikan akan mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara