Incar Rp375 Miliar, Entitas Holding Maktour Siap IPO Maksimal 2,5 Miliar Saham

Saturday 22 Oct 2022, 1 : 13 pm
by
Direktur Utama MKTR, Harry Mohamad Nadir

JAKARTA-Entitas usaha PT Maktour Bangun Persada, yakni PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) akan melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO) sebanyak-banyaknya 2,5 miliar saham, dengan harga penawaran awal sekitar Rp100-Rp150 per saham.

Menurut Direktur Utama MKTR, Harry Mohamad Nadir dalam Public Expose IPO di Jakarta, Jumat (21/10), total saham yang akan ditawarkan ke publik tersebut bernilai nominal Rp10 per saham atau setara dengan 20,83 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.

“Sejalan dengan meningkatnya produksi Tandan Buah Segar (TBS) dari MMAL (PT Menthobi Makmur Lestari) maupun dari pihak ketiga, maka dana IPO juga akan digunakan untuk penyempurnaan pembangunan pabrik kelapa sawit, seperti maintenance, perbaikan stasiun utama dan stasiun pendukung beserta sarana penunjang,” papar Harry.

Berdasarkan Prospektus IPO MKTR, dengan harga penawaran awal sekitar Rp100-Rp150 per saham, maka penghimpunan dana melalui pasar modal yang akan diperoleh perseroan sekitar Rp250 miliar sampai Rp375 miliar.

Bersamaan dengan pelaksanaan IPO, MKTR juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 2,5 miliar saham atau sebesar 26,32 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka IPO.

Pada pelaksanaan IPO ini, manajemen MKTR menunjuk PT Danatama Makmur Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi Efek.

Manajemen MKTR dan Danatama Sekuritas berharap rencana IPO ini bisa mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 Oktober 2022.

Sementara itu, penawaran umum perdana saham diagendakan berlangsung pada 28 Oktober-Rp2 November 2022, sehingga penjatahan saham bisa terlaksana pada 2 November 2022.

Adapun pendistribusian saham secara elektronik (Tanggal Emisi) akan dilakukan pada 3 November 2022 dan pencatatan saham di BEI pada 4 November 2022.

Lebih lanjut Harry berharap, dana hasil IPO bisa mendukung rencana pengembangan dan ekspansi bisnis perseroan. Karena, sebesar 95,01 persen dari dana hasil IPO —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk penyertaan modal ke sejumlah entitas usaha, yakni ke PT Menthobi Hijau Lestari (MHL).

Selain itu, penyertaan modal ke PT Menthobi Agro Raya (MAR), PT Menthobi Transtitian Raya (MTR) dan PT Menthobi Makmur Lestari (MMAL).

Sedangkan sisanya sebesar 4,99 persen untuk modal kerja MKTR.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

KADIN Bertemu Presiden Jokowi di Australia Bawa Misi Kerjasama Ekonomi Indonesia-Australia

SYDNEY-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjajaki peluang kerja sama yang

Ribuan Pelajar Unjuk Aksi di Ajang GIS 2 Fest 2016

TANGERANG-Sekitar seribu lebih peserta dari dua ratus sekolah se-Jabodetabek unjuk