Laba CPIN Turun 20,82% pada 2023, Ini Penyebabnya

Tuesday 26 Mar 2024, 6 : 43 pm
by
THR
Ilustrasi

JAKARTA – PT Charoen Pokhpand Indonesia Tbk (CPIN) membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp2,32 triliun (Rp141 per saham) pada 2023.

Pencapaian ini turun 20,82% dibandingkan laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp2,93 triliun (Rp179 per saham) pada 2022.

Penjualan neto emiten di bidang pakan unggas, rumah potong hewan dan pengepakan daging, pengolahan dan pengawetan daging, pembuatan tepung, bumbu masak, produk farmasi untuk hewan, pengemasan plastik, penyediaan pergudangan, penyimpanan dan gudang berpendingin, serta perdagangan hewan hidup ini tercatat Rp61,62 pada 2023, naik 8,35% dari tahun sebelumnya sebesar Rp56,87 triliun.

Menurut laporan keuangan CPIN per Desember 2023 yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (26/3/2024), seiring pendapatan, beban pokok juga naik 9,48% menjadi Rp53,34 triliun dari Rp48,72 triliun.

Meski begitu,  laba bruto CPIN dapat tumbuh sebesar 1,60% menjadi Rp8,27 triliun dari Rp8,14 triliun pada 2022.

Akan tetapi laba usaha emiten beraset Rp40,97 triliun per 31 Desember 2023 ini turun 8,29% menjadi Rp3,65 triliun, dari Rp3,98 triliun.

Ini disebabkan oleh peningkatan beban beban penjualan 10,33% dari Rp2,13 triliun menjadi Rp2,35 triliun, serta beban umum dan administrasi naik 8,20% dari Rp1,83 triliun menjadi Rp1,98 triliun pada 2023.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Meski Data Ekonomi AS Lesu, Bursa Saham Wall Street Lanjutkan Penguatan

JAKARTA-Bursa Saham Wall Street melanjutkan penguatan pada penutupan perdagangan Rabu

Cermati 6 Faktor Penting Ini Untuk Proteksi Kendaraan Anda

Mengajukan polis asuransi mobil all risk dengan beragam cakupan perluasan