Pemerintah Siapkan Dana Cadangan Bagi Kementerian Baru

Wednesday 29 Oct 2014, 8 : 52 pm
by

JAKARTA – Pemerintah akan menyiapkan dana cadangan operasional guna mendukung kegiatan operasioal kementerian baru dalam 2 (dua) bulan mendatang.

“Karena sisa tahun anggaran (2014) tinggal dua bulan, kami akan mencoba men-support keberadaan kementerian baru tersebut, dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Maritim, dengan bagian dari (periode) APBN 2014 yang memang disiapkan untuk cadangan operasional pemerintah,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang P.S. Brodjonegoro di kantornya, Rabu (29/10).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam Kabinet Kerja yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu (26/10) dan dilantik Senin (27/10), selain terdapat penggabungan sejumlah kementerian seperti Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup menjadi Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, juga ada kementerian baru yaitu Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman yang dipimpin oleh Indroyono Soesilo

Menurut Menkeu, untuk ke depannya tahun 2015, dana operasional untuk kementerian ini dapat disiapkan untuk posnya tersendiri dalam APBN.

Namun, dengan catatan bahwa status kementerian tersebut sudah jelas, terkait dengan peraturan yang menaunginya.

“Nanti ketika menyusun APBN 2015, semua kementerian, baik yang baru, yang digabungkan atau dipisah, sudah jelas semua. Dan sudah jelas juga siapa komisi (DPR) yang jadi partner, karena setiap anggaran kementerian harus disetujui komisi bersangkutan,” ujar Bambang.

Adapun mengenai kantor, menurut Menko Bidang Maritim Indroyono Soesilo untuk sementara ini pihaknya masih menggunakan kantor di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

“Ini kantor sementara saya,” kata Indro kepada di Gedung BPPT, Senin (27/10).

Indro menilai, kantor bukan suatu halangan bagi kementeriannya untuk bekerja.

Ia menyebutka, jika menunggu kantor Menko Kemaritiman selesai disiapkan oleh Sekretariat Negara, dikhawatirka kementeriannya akan ketinggalan dalam hal kinerja.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Menperin Tawarkan India Kerja Sama Produksi Bahan Baku Obat

JAKARTA-Pemerintah Indonesia mengajak para pengusaha India untuk terus meningkatkan investasi
Kunjungan Ratu Yogyakarta tersebut merupakan respon atas keluhan warga yang resah atas aktivitas penambangan pasir di Kali Progo tersebut

Warga Minta GKR Hemas Tertibkan Tambang Pasir

BANTUL-Warga Padukuhan Nengahan, Trimurti, Srandakan, Bantul, Yogyakarta meminta agar aktivitas