Sinergi AGBT-Wahyoo Bantu UMKM Naik Kelas

AGBT

JAKARTA–Perusahaan start up Wahyoo cukup serius menggarap potensi UMKM nasional. Apalagi start up mampu memberi nilai tambah bagi warung-warung makan di Indonesia.Melihat prospek yang cukup bagus, maka Wahyoo menggandeng Sierad Produce melakukan peluncuran 100 gerai Ayam Goreng Bikin Tajir (AGBT).

“Ayam Goreng Bikin Tajir ini hasil kerjasama Wahyoo dengan Sierad Produce. Seperti diketahui Sierad Produce merupakan perusahaan penyuplai makanan fast food. Sehingga kami merasa percaya diri program AGBT ini dapat diterima dengan baik oleh konsumen, selain itu juga dapat memberikan tambahan pendapatan para calon mitra AGBT nanti,” ungkap Andre Manuhutu VP Ayam Goreng Bikin Tajir (AGBT) Wahyoo di Sequis Tower, Jakarta, 20 Februari 2020.

Baca :  Ini Empat Sektor Paling Terpukul Wabah Corona

Saat ini, kata Andre, mitra AGBT telah mencapai 100 outlet yang tersebar di seluruh Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Bahkan program pembinaan Wahyoo dan Sierad Produce ini akan menggenjot target 1000 outlet pada akhir 2020 mendatang.

Sementara itu, Managing Director Foods Sierad Produce, Dicky Saelan mengatakan kerjasama gerai AGBT ini sebagai peluang yang menguntungkan bagi perusahaan dan calon mitra. “Kita siap membantu untuk membuka peluang usaha bagi masyarakat,”ujarnya.

Lebih jauh Dicky menjelaskan Wahyoo sebagai perusahaan startup sangat agresif dan berkomitmen serius mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan memanfaatkan teknologi.

“Ayam potong sebagai bahan utama AGBT ini terjamin kualitasnya, dimana proses pemotongannya dilaksanakan di rumah potong ayam perusahan (Sierad Produce) yang telah bersertifikasi halal dan memenuhi standar kualitas internasional,” ujar Dicky.

Baca :  Mulai Oktober 2019, Turis Asing Bisa Minta Pengembalian PPN

Salah satu mitra mitra sukses AGBT ialah Warung Makan Ragil (WMR) yang terletak di Salemba. “Saya baru bergabung 3 bulan, Alhamdulillah belum lama buka ayam goreng ini dan sudah banyak yang beli, sehari bisa jual lebih dari 100 porsi, kurang lebih pendapatan Rp1,5 juta/hari,”ungkap pemilik WMR, Sumarsih.

Bahkan Sumarsih mengatakan konsumen mengaku puas dengan rasa ayamnya. “Ayam gorengnya enak dan renyah, walaupun murah, tapi rasanya enggak murahan gitu,” ucapnya.

Selain berpotensi menambah pendapatan yang cukup besar bagi calon mitra, bergabung menjadi mitra AGBT juga mendapatkan beragam keuntungan antara lain mitra dapat lebih mudah berbelanja berbagai macam kebutuhan bahan baku ayam goreng melalui aplikasi Wahyoo.

Baca :  ILPOS: Tiket Pesawat Mahal, UMKM Bangkrut dan Mati Perlahan

Bahan baku akan diantar ke outlet mitra secara gratistanpa ongkos kirim, sehingga mitra tidak perlu susah payah berbelanja dan lebih fokus untuk berjualan.