Bank Sampoerna Incar Bisnis Paylater

Sabtu 25 Mei 2024, 2 : 05 pm
by
ILustrasi

JAKARTAPT Bank Sahabat Sampoerna mengungkapkan tengah menjalani proses pengajuan untuk meluncurkan produk buy now pay layer (BNPL) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bila tak ada aral melintang, menurut Lending, Fintech Product & Partnership Division Head Bank Sampoerna Oktavia Lasksmi Wardani, tahum ini produk BNPL Bank Sampoerna akan di-launch.

“Izinnya baru kami ajukan tahun ini dan bisnis paylater sudah kita masukan dalam rencana bisnis bank,” ujarnya, Rabu (22/5).

Produk paylater ini jadi sangat potensial untuk digarap karena memang belum banyak bank yang mengeluarkan produk BNPL.

Bank yang sudah menyediakan produk BNPL antara lain Bank BCA, Bank Mandiri, Bank DBS Indonesia, Allo Bank dan Bank CIMB Niaga.

Dari laporan keuangan Bank Sampoerna, per kuartal I 2024 bank ini secara total mencatatkan kenaikan penyaluran kredit mereka sebesar 13,2% secara tahunan atau YoY menjadi Rp11,6 triliun hingga akhir Maret 2024 lalu.

Sejalan dengan hal tersebut Bank Sampoerna berhasil menurunkan rasio kredit macet (NPL Gross) mereka per Maret 2024 ini di angka 3,8% setelah tahun sebelumya bertahan di angka 3,9% pada Maret 2023.

Di sisi lain Dana Pihak Ketiga (DPK) yang terkumpul di periode ini naik 15% menjadi Rp12,9 triliun dibandingkan periode Maret 2023 yakni sebesar Rp11,2 triliun.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Pasal Pidana Zina dan LGBT Diatur KUHP

JAKARTA-Banyaknya masyarakat yang tidak paham terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK)
Sinyal Fed tapering atau pengurangan stimulus dari bank sentral Amerika Serikat sepertinya terlihat semakin jelas akan berlangsung di kuartal keempat ini. Kenaikan Fed Rate diproyeksikan akan maju lebih cepat dan terjadi di tahun 2022, menjadi 0,50%.

Kapan Saatnya Diversifikasi Investasi ke Reksa Dana Saham?

Oleh: Freddy Tedja Memasuki pertengahan kuartal pertama di tahun 2021,