Danamon Luncurkan SMS Banking

Kamis 29 Agu 2013, 7 : 12 pm
by

JAKARTA-PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. meluncurkan layanan SMS Banking dengan beberapa inovasi baru guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam transaksi melalui ponsel. Layanan terbaru Danamon ini dilengkapi dengan teknologi mobile payment on demand (mPOD) yang dapat digunakan dengan ponsel smartphone maupun ponsel biasa atau feature phone, sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas. Selain itu, layanan SMS Banking Danamon juga menghadirkan fitur ‘Menu Favorit’ yang memberikan akses cepat, aman, mudah dan nyaman dalam melakukan transaksi transfer, pembelian dan pembayaran. “Dengan layanan SMS banking ini, Danamon menunjukkan komitmennya untuk senantiasa memberikan inovasi terbaru untuk nasabahnya. Selain mudah dan aman digunakan, layanan ini memungkinkan transaksi untuk dapat di akses dimana saja, terutama jika berada di wilayah yang belum tersentuh layanan perbankan. Hal ini mendukung gerakan Financial Inclusion yang berupaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan perbankan,” kata Direktur Utama Danamon Henry Ho, di Jakarta, Kamis (29/8).

Layanan SMS banking dapat digunakan di ponsel GSM, baik smartphone maupun handphone biasa atau feature phone dan aktivasi layanan cukup dengan pemasangan stiker pada kartu SIM ponsel* setelah membuka rekening Danamon. Dengan lebih dari 237 juta pengguna handphone di Indonesia (data CIA World Fact Book 2013), dimana 20% terdiri dari pengguna smartphone dan 80% pengguna feature phone (data Nielsen), layanan ini dapat diakses oleh masyarakat luas. Kemudahan akses terhadap layanan ini sejalan dengan misi Danamon untuk menjadi bank yang melayani semua segmen, dari segmen perbankan korporasi, retail, usaha kecil menengah sampai dengan usaha mikro.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Alokasikan Capex Rp1 Triliun, DILD Bidik Marketing Sales Rp2 Triliun

JAKARTA-PT Intiland Tbk (DILD) menargetkan perolehan marketing sales di 2021

9 Aktor Membengkaknya Utang Pemerintah

Oleh: Dr Emrus Sihombing Sepekan yang lalu dan bisa jadi