Ini Alasan Pengadilan Negeri Depok Tunda Eksekusi Pasar Kemiri Muka

Jumat 20 Apr 2018, 9 : 11 pm
by

DEPOK-Ekseskusi lahan Pasar Kemiri Muka yang dijadwalkan hari ini tanggal (19/4) harus ditunda lantaran Polresta Depok belum bersedia untuk memberikan bantuan berupa anggota untuk melakukan pengamanan pada saat ekseskusi.

“Hari ini kami tunda untuk melakukan ekseskusi. Sebab pihak Kapolresta Depok belum siap memberikan bantuan keamanan,” ujar Ketua Pengadilan Negeri Depok, Soebandi saat ditemui di Pengadilan Negeri Depok.

Dijelaskan Soebandi penundaan ekseskusi hari ini lebih kepada faktor Kemanan. Sebab ketika pihaknya berangkat pada pagi tadi untuk melakukan ekseskusi, Kapolresta Depok memberikan informasi terkait situasi dan kondisi yang tidak kondusif.

“Jadi intinya hari ini karena situasi dan keamanan saja makanya ekseskusi ditunda. Tapi nanti kami akan rundingkan mengenai langkah selanjutnya,” ungkapnya.

Dikatakan Soebandi, meski hari ini terjadi demo dan ekseskusi ditunda tidak akan mempengaruhi keputusan yang sudah diputuskan oleh Pengadilan.

“Jadi eksekusi akan terus dilakukan. Cuman tanggal dan waktu kami belum bisa putuskan. Dan tidak akan mempengaruhi keputusan sebelumnya,” katanya.

Sementara terkait dukung Pemkot Depok dan DPRD Depok serta beberapa pejabat lain yang meminta agar ekseskusi Pasar Kemiri Muka bukanlah bentuk intervensi.

“Bagi saya itu bukan intervensi jadi wajar mungkin Wali Kota Depok memberikan dukungan agar eksekusi tidak dilakukan karena Pemkot Depok juga menjadi pihak tergugat. Tapi sekali lagi terkait ekseskusi tetap akan dilaksanakan tinggal waktunya kapan itu yang belum ditentukan, “tuturnya.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

LIPI: Sulit Koalisi Tanpa Bagi-Bagi Kekuasaan

JAKARTA-Koalisi pilpres diprediksi sangat sulit terwujud tanpa bagi-bagi atau konvensi
perolehan laba bersih MEDC tersebut ditopang oleh raihan pendapatan selama enam bulan pertama tahun ini yang meningkat menjadi USD636,29 juta dari USD569,81 juta pada Semester I-2020

MEDC Berencana Pinjam USD150 Juta untuk Beli Kembali Surat Utang Anak Usaha

JAKARTA-PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berencana menarik pinjaman maksimal