Mbecak Hingga Blusukan ala Said

SUMENEP-Calon Wakil Gubernur Jatim, Said Abdullah memiliki cara yang berbeda dalam menyapa masyarakat Sumenep.

Sejak si Taman Adipura Sumenep, yang terletak di depan Masjid Jami, Sumenep, Said menyalami satu persatu masyarakat yang antusias menyambutnya.

Tidak itu saja, Said juga mengayuh becak yang ditumpangi pemiliknya. Dengan memakai kaos berwarna putih dan sandal jepit, Said mengayuh becak sampai Pasar Anom, Sumenep.

Sesampainya di pasar, Said juga menyapa satu per satu pedagang, sambil mendengarkan keluhan para pedagang. Said juga mencicipi beberapa buah yang dipajang para pedagang.

Usai blusukan, Said mengatakan, apa yang dilakukannya merupakan bentuk kedekatan ke masyarakat. Dengan blusukan, akan mampu mendengar segala keluhan dari masyarakat.

Baca :  APBN 2019 Ditengah Perlambatan Ekonomi Global

” Cara seperti ini jauh lebih efektif dalam mendengarkan keluhan masyarakat,” ujar Said, Jumat (23/8).

Dalam kesempatan ini, Said juga menekankan perlunya penataan desa, dengan melibatkan kepala desa. Dengan desa yang kuat, diharapkan kaum mudanya lebih memilih untuk berkarya di desa, daripada ke kota.

Soal adanya korupsi yang dilakukan oknum di desa, jika dana sebesar Rp.500 juta/tahun dikucurkan. Said menegaskan, kalau itu adalah persoalan hukum dan harus diselesaikan secara hukum.

Blusukan pasangan no urut 3 ini, diakhiri dengan makan bersama tukang becak dan pedagang di depan pasar. Nampak tidak ada sekat diantara mereka.