Gandeng Huaxin, WIFI Optimistis Pangsa Pasar Surge Kian Meningkat

Tuesday 21 Feb 2023, 9 : 10 pm
by
PT Solusi Sinergi Digital Tbk

JAKARTA-PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) memutuskan untuk menggandeng China Huaxin Post and Telecom Technologies Co Ltd dalam upaya menumbuhkan pangsa pasar dan pengembangan area bisnis emiten pemilik brand Surge ini.

Menurut Presiden Direktur WIFI, Hermansjah Haryono dalam siaran pers yang dilansir di Jakarta, Selasa (21/2), kolaborasi strategis tersebut untuk memanfaatkan keunggulan teknologi Huaxin sebagai penyedia layanan inovatif yang bisa membantu Surge dalam penguatan posisi pasar dan meningkatkan pangsa pasar, serta pengembangan area bisnis baru.

WIFI dan Huaxin sudah secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Hermansjah dan Wakil Presiden Huaxin, Tang Hui di Jakarta, pada pekan lalu.

“Dengan ditandatanganinya MoU dengan Huaxin, kami sangat yakin akan mempercepat pengembangan bisnis Surge dengan memanfaatkan jaringan fiber optic di sepanjang rel kereta api,” ucap Hermansjah.

Hermansjah memaparkan, kerjasama ini akan meningkatkan potensi jaringan, kinerja dan kemampuan pengembangan bisnis WIFI melalui pemanfaatan pengalaman dan keunggulan Huaxin dalam membangun jaringan transmisi optik, akses fixed broadband, jaringan radio 4G/5G, 5G FWA, IP, IoT, data center, optimalisasi jaringan, manajemen proyek dan kemampuan pembiayaan.

Lebih lanjut dia menyampaikan, Huaxin menyadari bahwa potensi tidak terbatas pada ekosistem digital Surge yang mencakup jaringan serat optik sepanjang 2.800 kilometer di sepanjang rel kereta api dan melintasi 591 kota di Pulau Jawa, namun terdapat peluang yang lebih besar untuk pengembangan bisnis kedua perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Pertumbuhan Industri Manufaktur Diyakini Terkerek di Tahun Politik

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksi sejumlah sektor industri manufaktur akan mengalami

Hanya 22% Masyarakat Melek Jasa Perbankan

JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melibatkan 2.600 lembaga keuangan bank dan