IHSG Diprediksi Mixed Cenderung Menanjak, Buy ELSA, OASA, WINS dan BMRI

Senin 4 Sep 2023, 7 : 54 am
UNVR, ASII, BBCA, AALI, BSDE, TLKM, SMGR
Ilustrasi

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan menanjak, setelah di akhir pekan lalu ditutup menguat 0,35 persen ke posisi 6.977.

Kenaikan IHSG pada perdagangan Jumat (1/9) ditopang oleh penguatan harga pada 251 saham, sedangkan sebanyak 275 saham tercatat menurun dan 225 saham tidak mengalami perubahan harga.

Nilai transaksi hanya sebesar Rp8,95 triliun atau menurun dibanding sehari sebelumnya yang mencapai Rp14,28 triliun.

Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh organisasi research and trading saham, WH Project, penguatan IHSG ke level 6.977 sekaligus menandakan berakhirnya pola sideways.

Kendati bulan ini dikenal pula sebagai September Slump, tetapi pergerakan IHSG tetap berpeluang meneruskan proses kenaikan.

“Karena, sekalipun tidak membuat IHSG rally, namun bulan September lebih sering menjadi fase bottoming IHSG, sebelum rally hingga akhir tahun. Jadi, sebenarnya bulan ini merupakan bulan yang harusnya disambut dengan Buy on Weakness,” kata analis WH Project, William Hartanto dalam riset harian untuk perdagangan Senin (4/9).

Per hari ini, lanjut dia, perdagangan saham akan dihadapkan pada ketentuan auto-rejection simetris atau kembali pada aturan sebelum masa pandemi Covid-19.

“Akankah pergerakan IHSG menjadi lebih volatil dan nilai transaksi meningkat? Menurut kami tidak,” ucap William.

Bercermin pada pengalaman pemberlakuan ARB sebesar 15 persen, jelas dia, pada kondisi tersebut tidak terjadi peningkatan nilai transaksi harian.

“Kami memperkirakan, kondisi yang sama akan terjadi pada ARB simetris. Namun, pengujian IHSG terhadap level 7.000 masih berlanjut,” jelasnya.

Secara teknikal, menurut William, indikator MACD membentuk golden cross yang mengindikasikan bakal terjadi penguatan pada IHSG.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Pengusaha Asal Makassar Somasi, Tagih Sisa Utang 100 Miliar Lebih Kepada Mertua Menpora Dito

JAKARTA-Pengusaha asal Makassar, Sulawesi Selatan, Annar S Sampetoding mensomai seorang

Menperin Dorong Investor Jepang Tingkatkan Investasi

TOKYO-Pemerintah Indonesia meminta investor Jepang agar terus mengembangkan usahanya di