Mensos Siap Jadi Saksi Perkara PHPU Pilpres di MK

Tuesday 2 Apr 2024, 11 : 31 pm
Mensos Tri Rismaharini

JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengaku belum menerima surat panggilan sebagai saksi dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024, dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Namun, mantan walikota Surabaya tersebut memastikan akan menghadiri panggilan Mahkamah Konstitusi (MK) jika  dibutuhkan untuk memberikan keterangan pada sidang lanjutan PHPU pilpres 2024.

Seperti yang dikutip dari ANTARA, Selasa (2/4/2024) Risma mengaku, bahwa meski telah beredar informasi terkait panggilan MK terhadap dirinya dan tiga menteri lainnya di kabinet Joko Widodo (Jokowi), pihaknya sama sekali belum menerima surat panggilan resmi dari MK tersebut.

Meski begitu, Risma memastikan apabila menerima undangan panggilan dari MK untuk memberikan keterangan, dirinya telah siap dan pastikan akan menghadiri panggilan tersebut.

“Nanti, undangannya belum saya terima, nanti kalau sudah terima, yah saya datang lah,” kata Risma.Risma menegaskan, terkait dengan terkait penyaluran bansos, pihaknya langsung mengirimkan anggaran tersebut ke masing-masing daerah melalui bank.

“Langsung transfer ke bank,” ujarnya.

Risma membeberkan, bahwa terkait dengan perubahan data penerima bansos di seluruh wilayah, secara keseluruhan telah diatur oleh masing-masing daerah sesuai dengan undang-undang fakir miskin.

“Nanti diusulkan ke kami, dan setiap bulan itu terubah datanya sesuai dengan permintaan daerah. Sudah 6 juta lebih yang kita ubah,” katanya.

Diketahui, pada proses persidangan PHPU Pilpres 2024, MK mengagendakan untuk memanggil empat menteri Kabinet Indonesia Maju.

Keempat menteri Jokowi tersebut, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Hari ini Saham BBCA Hasil Stock Split Resmi Diperdagangkan

Laba Bersih BBCA Turun Jadi Rp12,2 Triliun

JAKARTA-PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada Semester I-2020, mengalami

Kompetisi Sepakbola Digelar November 2015, Hadiahnya Diperbesar

JAKARTA-Presiden Joko Widodo menyakini masa depan sepakbola Indonesia sangat baik